News

Jaktim Resmikan Coffee Shop SMK, Siswa Bisa Belajar Jadi Pebisnis

Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) memperkuat inovasi dan sarana pembelajaran di dunia usaha dan berbasis industri bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Peresmian Teaching Factory (TeFa) D'Preneur Coffee and Mart SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta ini bukan sekadar menjadi tempat praktik bagi siswa, melainkan sarana pembelajaran berbasis industri yang memberikan pengalaman nyata dalam mengelola usaha," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis.

Teaching Factory D'Preneur Coffee and Mart merupakan bagian dari bantuan pemerintah melalui Program SMK Pusat Unggulan Tahun 2025 yang menerapkan konsep kemitraan link and match dengan dunia usaha dan dunia industri.

Program tersebut diwujudkan melalui penyelarasan kurikulum, sertifikasi kompetensi, serta praktik kerja secara langsung bagi peserta didik.

Menurut Munjirin, keberadaan Teaching Factory itu juga memberikan pengalaman nyata dalam melayani pelanggan, menjaga kualitas produk, dan membangun jiwa kewirausahaan.

"Melalui fasilitas ini, diharapkan lulusan SMK Dinamika Pembangunan 2 memiliki kompetensi yang unggul, berkarakter, adaptif, inovatif, serta siap bersaing di dunia kerja maupun mampu menciptakan lapangan pekerjaan," ungkap Munjirin.

Selain itu, dia berharap D'Preneur Coffee and Mart dapat menjadi pusat kolaborasi antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus menjadi wadah untuk menghasilkan produk dan layanan berkualitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, dia turut mengajak seluruh warga sekolah untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan menindaklanjuti Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Gerakan tersebut merupakan langkah penting dalam menekan volume sampah melalui pengelolaan sumber daya sejak dari sumbernya.

Peresmian itu turut dihadiri Pimpinan Yayasan Al-Wathoniyah Asshodriyah 9 KH Ahmad Shodri, perwakilan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Erni Nawarni, Tenaga Ahli Mitigasi Risiko dan Advokasi Hukum Acep Edy Setiawan, Camat Cakung Rohmad, dan para lurah se-Kecamatan Cakung.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: